Wabup Biak Dorong Transformasi Dewan Kesenian Jadi Dewan Kebudayaan

Budaya 15 Apr 2026 17:51 2 min read 298 views By HDK

Share berita ini

Wabup Biak Dorong Transformasi Dewan Kesenian Jadi Dewan Kebudayaan
Foto : HDK/waironnews.com

Biak, wironnews.com — Wakil Bupati Kabupaten Biak Numfor, Jimmy CR. Kapissa, mengapresiasi langkah Dewan Kesenian Tanah Papua dalam mempersiapkan Musyawarah Daerah (Musda) tingkat kabupaten.

 

Hal ini disampaikannya kepada awak media usai menutup secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Biak Numfor tahun 2027 yang digelar di Distrik Bondifuar, Selasa (14/4/2026).

 

Kapissa menyampaikan apresiasi kepada jajaran Dewan Kesenian Tanah Papua yang telah memberikan mandat kepada Min Yawan untuk melakukan konsolidasi dalam rangka persiapan Musda Dewan Kesenian di Kabupaten Biak Numfor.

 

“Sebagai pemerintah daerah, kami menyambut baik persiapan Musyawarah Daerah Dewan Kesenian Tanah Papua Kabupaten Biak Numfor, mengingat masa kepengurusan sebelumnya telah berakhir dan perlu segera dibentuk kepengurusan definitif,” ujar Kapissa.

 

Ia berharap, melalui Musda tersebut, aspirasi para seniman dan budayawan di Biak Numfor dapat terakomodasi dengan baik.

 

Kapissa menegaskan juga komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan sektor seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah.

 

Dalam kesempatan itu, Kapissa mengusulkan perubahan nomenklatur dari Dewan Kesenian menjadi Dewan Kebudayaan. Menurutnya, istilah kebudayaan memiliki cakupan yang lebih luas karena mencakup seni, tradisi, hingga sektor pariwisata.

 

“Ketika kita bicara kebudayaan, maka seni dan budaya menjadi satu kesatuan. Di dalamnya juga mencakup pariwisata dan berbagai aspek lainnya,” katanya.

 

Ia menambahkan, perubahan nama tersebut perlu didukung melalui regulasi dan kebijakan pemerintah provinsi, sehingga ke depan peran lembaga ini semakin strategis dalam mendorong kemajuan kebudayaan daerah.

 

Lebih lanjut, Kapissa menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan Musda agar segera terbentuk kepengurusan definitif yang dapat menjadi mitra pemerintah daerah dalam menjalankan agenda-agenda strategis, khususnya di bidang seni, budaya, dan pariwisata.

 

Menurut dia, penguatan sektor kebudayaan juga sejalan dengan program strategis Bupati Biak Numfor dalam percepatan pembangunan pariwisata daerah yang berbasis potensi lokal. Kapissa mengingatkan juga agar dalam komposisi kepengurusan Dewan Kesenian ke depan melibatkan berbagai unsur adat dari seluruh wilayah Biak Numfor, termasuk wilayah timur, barat, utara, selatan, hingga kepulauan seperti Aimando dan Padaido.

 

“Tidak hanya seniman dan budayawan, tetapi juga keterlibatan Dewan Adat sangat penting agar program-program kesenian yang berbasis kearifan lokal dapat berjalan optimal,” ujarnya.

 

Ia mencontohkan sejumlah kegiatan budaya lokal seperti Apen Beyeren yang perlu terus dikembangkan melalui kolaborasi antara seniman, budayawan, dan tokoh adat.

 

Dengan sinergi tersebut, Kapissa berharap upaya pelestarian dan pengembangan budaya lokal dapat semakin kuat, sekaligus meningkatkan harkat dan martabat masyarakat Biak secara khusus melalui sektor kebudayaan.

 

HDK

Wairon News
Chat with us on WhatsApp